TEORI MUSIK (Music Theory): Sebuah Kajian Musikologi Dasar

teori musik
Halo sobat baca dimanapun anda berada. Musik Online kali ini akan mengajak sobat baca berselancar mengenai teori musik dengan mengusung kajian musikologi paling dasar. Mari kita mulai perjalananya.

Apa Itu Teori Musik?

Sebelum kita berkenalan dengan teori musik ada baiknya kita sedikit ber "teori musik" secara ringan. Kata teori menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah "Pendapat yang didasarkan pada penelitian dan penemuan yang didukung oleh data dan argumentasi". Selanjutnya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia juga menjelaskan teori adalah "penyelidikan eksperimental yang mampu menghasilkan fakta berdasarkan ilmu pasti, logika, metodologi dan argumentasi". Kemudian di tempat yang sama juga mengartikan teori adalah "asas dan hukum umum yang menjadi dasar suatu kesenian atau ilmu pengetahuan". Setelah kita mengenal arti kata "teori" selanjutnya kita berkenalan dengan kata "musik". Musik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah "Ilmu atau seni menyusun nada atau suara dalam urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan. Pengertian selanjutnya tentang musik dari KBBI adalah "Nada atau suarayang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu dan keharmonisan". Naah dari pengetian kata "Teori" dan "Musik" tersebut di atas maka saya mencoba merangkainya menjadi sebuah pengertian dasar tentang teori musik yang dikorelasikan dengan keilmuan dan pembelajaran yaitu: Teori musik adalah sebuah cabang ilmu pengetahuan yang di dalamnya melibatkan beberapa unsur ilmu.

Siapa Yang Bisa Dan Boleh Mempelajari Teori Musik?

Pertanyaan tersebut terlihat seperti pen"dikotomi"an yang seakan-akan teori musik milik golongan tertentu saja. Pada dasarnya teori musik itu boleh dipelajari oleh siapa saja tanpa terkecuali. Apabila dilihat dari usia, maka menurut Bandura dalam proses belajar ketika sudah dirasa sanggup untuk menerimanya maka ilmu tesebut bisa dikonsumsi dan dipelajari. Umumnya secara dasar menurut Harlock dan Havigurst usia awal dan tugas perkembangan awal untuk belajar di mulai dari usia 3 tahun. Hal ini ditambahkan lagi oleh Freud dan Piaget tentang insting pada proses tumbuh kembang manusia untuk memulai mengetahui sesuatu. Yang menjadi pertanyaan adalah "apakah usia lebih dari 3 tahun masih bisa belajar teori musik?". Jawabannya adalah "BISA!!". Kesalahpahaman mengenai "kapan dan siapa" yang boleh belajar teori musik masih sering terjadi dan itu dikembalikan kepada individu itu sendiri baik dorongan dari dalam maupun dorongan dari luar individu itu.

Kapan Harus Belajar Teori Musik

Teori musik bisa dipelajari kapanpun. Maksud dari kapanpun ini merujuk pada pembagian dan ketersediaan "waktu" individu yang akan mempelajari teori musik. Misalnya saya ambil contoh sederhana tentang seorang anak yang "terpaksa" belajar teori musik. Kata "terpaksa" belajar teori musik ini didasari oleh anak tersebut yang secara tidak langsung behadapan dengan sebuah penilaian dan atau evaluasi tentang misalnya sebuah materi tentang teori musik yang membahas mengenai not balok. Melihat keadaan tersebut tanpa adanya pembagian dan ketersediaan waktu abak tersebut belajar teori musik dengan materi tersebut maka anak tersebut menjadi seakan-akan "terpaksa" belajar untuk memenuhi kewajibannya sebagai siswa yaitu penilaian dan atau evaluasi.

Di mana Tempat Belajar Teori Musik

Teori musik dapat dipelajari secara umum di dua tempat proses pembelajaran. Kedua tempat itu adalah tempat belajar "formal" dan tempat belajar "non-formal". Tempat belajar teori musik secara formal bisa diperoleh di sekolah (dasar, pertama, umum dan kejuruan) bahkan perguruan tinggi (seni khususnya). Sedangkan tempat belajar teori musik non-formal bisa diperoleh di kursus khususnya musik yang sesuai dengan minat individu yang ingin belajar teori musik.

Mengapa Belajar Teori Musik

Mempelajari teori musik merupakan sebuah pondasi dasar bagi individu yang memang "hobi" atau mungkin "serius". Baik akademisi, peserta kursus musik maupun otodidak (belajar mandiri), ketiganya apabila mendalami sebuah alat musik/ instrumen melodi (gitar, biola, piano, flute, saxophone, trombone, oboe, klarinet, fagot, tuba, horn..) dan ritmik (perkusi, drum...) untuk lebih mempermudah dalam hal penguasaan (termasuk teknik bermain) dan pengembangan maka diharapkan mempelajari teori musik.

Bagaimana Cara Belajar Teori Musik

Cara belajar teori musik sangat beragam, bisa dengan cara simulasi, bermain, imitasi, demonstrasi. Kesemuanya dapat disesuaikan dengan tingkat kenyamanan baik dalam proses belajar maupun dalam proses pembelajaran.

Kesimpulan

Dari penjelasan paling dasar tentang teori musik di atas maka dapat disimpulkan bahwa teori musik itu dapat dipelajari oleh siapapun, kapanpun, dimanapun, dan bagaimanapun, baik akademisi, anggota kursus musik bahkan otodidak sekalipun.

Naaah... demikianlah tulisan saya mengenai teori musik (music theory): sebuah kajian musikologi dasar, semoga bermanfaat. Rahayu...

Sumber

Kamus Besar Bahasa Indonesia
Buku Psikologi Perkembangan (Harlock) 

Comments